Embung Kampung Mekar Jaya Mulai Terisi Air

Kabar Desa Penggunaan Dana Desa Potensi Desa

Mekarjaya.desa.id |14 Nopember 2018| Memasuki musim penghujan tahun ini sebuah berkah bagi warga masyarakat terutama warga petani yang beberapa bulan yang lalu telah mempersiapkan lahan untuk berbudidaya baik sayuran, palawija atau singkong yang untuk sementara ini menjadi komoditas unggulan mengingat beberapa bulan ini harganya sangat menggiurkan kan dimana bisa tembus di harga Rp. 2.000,-/kg hingga menjadikan masyarakat beramai-ramai menanam singkong, mudah-mudahan ini bukan permainan pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab agar masyarakat banyak menanam singkong setelah itu harganya di jatuhkan.

Lahan pertanian siap tanam

Berkah lain dari masuknya musim penghujan adalah pembangunan revitalisasi embung yang telah dilakukan saatnya untuk terisi air harapan dari pemerintah kampung tentunya embung yang telah diperbaiki tanggulnya mampu untuk menampung debit air, maklum embung yang ada di wilayah kabupaten tulang bawang pada umumnya adalah embung tadah hujan dimana embung diharapkan dapat menampung air hujan sehingga ketika memasuki musim kemarau dapat memperpanjang sumber-sumber air di sumur warga.

Kondisi embung RK 4

Di kampung mekar jaya telah di buat 2 buah embung walau kecil namun di harapkan keberadaanya nantinya dapat bermanfaat untuk warga sekitar embung, kedua embung tersebut pada awalnya adalah hasil proyek dari dinas pertanian dan perkebunan kabupaten tulang bawang yang satu embung bersifat swakelola dan yang satu adalah melalui pihak ke-3. Untuk yang swakelola berada di wilayah RK 2 kondisinya awalnya masih cukup baik namun ada kebocoran yang tidak terlalu besar, namun karena ketinggian tanggul yang kurang memadai hanya mampu menampung debit air yang tidak seberapa, maka di tahun ini dilakukan revitalisasi di tinggikan tanggulnya dan di rapikan kanan-kiri embung. Sedang embung kedua yang merupakan hasil kerjaan pihak ketiga kondisinya sangat parah dimana tanggul jebol dan telah di perbaiki oleh pemborong sebanyak tiga kali namun tetap jebol hal ini karena debit airnya besar sedang ketebalan tanggul tidak memadai, oleh karenanya embung inipun di tahun ini di revitalisasi juga sekaligus pemasangan TPT walau baru satu sisi dalamnya saja karena keterbatasan anggaran kampung mengingat masih banyak insfrakstruktur lain yang perlu penanganan mendesak.

ko

Air genangi embung setelah memasuki musim penghujan

Oleh karenanya musim penghujan ini juga sekaligus sebagai penguji hasil pembangunan tersebut, dah benar saja ketika pengerjaan gorong2 saluran pembuangan belum 100% selesai hujan besar telah datang akibatnya tanah timbunan yang masih baru pun tergerus air hujan hal ini tentunya menyebabkan pembengkakan anggaran kampung untuk memperbaikinya, namun sisi baiknya adalah kita jadi tau betapa kekuatan air tidak dapat kita anggap remeh, kekuatan alam terkadang tidak dapat di nalar hanya dengan akal manusia, hingga kedepannya dalam perencanaan harus dapat lebih teliti lagi dan ketika menganggarkan jangan tanggung yang berakibat kontruksi kurang baik.

Timbunan baru yang belum TPT nya tergerus air hujan

Sedang embung kedua ketinggian air telah mencapai 2,25 meter dan Alhamdulillah TPT masih mampu menahan debit air namun lagi-lagi kondisi timbunan tanggul yang masih baru menyebabkan tanah masih labil terbukti timbunan telah mulai amblas rata-rata 10-15cm dan beberapa titik membentuk lobang2 kecil akibat ketika penimbunan di musim kemarau sehingga kurang padat, maka dalam waktu dekat masyarakat sekitar harus mulai bergotong royong kembali untuk menambah volume timbunan agar tanggul aman jika sewaktu waktu debit air bertambah.

Kondisi timbunan saluran pembuangan yang longsor tergerus air hujan karena pemasangan talut yang belum selesai
Embung yang masih perlu banyak sentuhan pembangunan insfrakstruktur pendukung untuk menjadi destinasi wisata embung

Karena kedepannya diharapkan kedua embung tersebut bisa di jadikan potensi destinasi wisata yang pada bursa inovasi desa kampung mekar jaya salah satunya mengambil tema embung raga desa sebagai destisdes wisata, konsekuensi nya di tahun 2019 apbk harus menganggarkan untuk insfrakstruktur embung untuk tujuan tersebut. Yang mendesak adalah drainase dan TPT tanggul harus kokoh di dua sisi baik dalam maupun luarnya serta penanaman tanaman keras di seputaran embung agar tanah tidak mudah longsor masuk ke embung yang dapat menyebabkan pendangkalan.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan