Musrenbangkam Kampung Mekar Jaya Sebagai Bahan Dasar Penyusunan RPJM-Kam 2018-2023

Mekar Jaya, 3 Januari 2018 Kampung Mekar Jaya untuk kali perdana melaksanakan Musyawarah Kampung di tahun baru 2018, adapun musyawarah kali ini adalah Musyawarah Rencana Pembangunan Kampung (mesrenbangkam) sebagai bentuk tindak lanjut musyawarah-musyawarah kecil yang di lakukan di tingkat RT/RK dalam wadah Musdus, pengajuan usulan dari Lembaga dan Kelompok-kelompok masyarakat yang kesemuanya sebagai upaya penjaringan aspirasi masyarakat untuk pembangunan Kampung Mekar Jaya.

Narasumber Musrebangkam Ketua BPK bapak Muhajir, Kepala Kampung bapak Yuswan Setivanus dan Ketua LPMK bapak Sistanto

Pelaksanaan musyawarah baik musdus maupun lembaga dan kelompok masyarakat serta organisasi kemasyarakatan Alhamdulillah di tahun ini antusias dan tingkat partisipasi masyarakat cukup baik baik di lihat dan jumlah peserta maupun output yang di hasilkan, hal ini tentunya sebuah hal yang menggembirakan karena secara umum masyarakat mulai mengerti perannya dalam menentukan arah kebijakan Kampung perlu keterlibatan berbagai elemen di masyarakat yang pada awalnya masyarakat cenderung acuh terhadap Pembangunan yang ada di Kampung.

Walau terlambat Alhamdulillah Bapak Gede Sujana Selaku Babhinkamtibmas Mekar Jaya Menyempatkan Untuk Menghadiri acara ini

Penyusunan RPJMKam mutlak memerlukan masukan-masukan dari bawah mengingat masyarakatlah yang lebih mengenal wilayahnya masing-masing secara detail potret wilayah akan lebih akurat apabila warga sendiri yang melaksankannya.

Hal-hal yang di hasilkan dalam forum musdus dan lembaga-lembaga Kampung antara lain:

  1. Penggalian potensi masalah yang ada di lingkungan terbawah RT/RK
  2. Penggalian potret wilayah baik fisik maupun SDM di wilayah terendah
  3. Penggalian potensi alam dan SDM yang ada di wilayah yang belum terexplorasi/ di maksimalkan dalam pemanfaatannya untuk kemaslahatan masyarakat.
  4. Penggalian ide atau gagasan untuk percepatan peningkatan SDA dan SDM sebagai upaya pencapaian visi Kampung
  5. Evaluasi kegiatan pembangunan sebelumnya agar lebih efektif, efisien dan tepat sasaran

Setelah proses tersebut dilalui tiba saatnya hasil tersebut di bawa di forum musyawarah yang lebih besar atau di Kampung yaitu melalui musrebangkam sebagai puncak dari penentuan RPJMKam, di Kampung Mekar Jaya sebenarnya di bulan Desember 2017 berencana melaksanakan musrenbangkam namun selalu gagal karena untuk mengatur waktu yang tepat agar seluruh pemangku kepentingan dapat hadir dalam musyawarah cukup sulit karena di akhir tahun banyak kegiatan-kegiatan yang menyebabkan musren mundur dan baru hari ini dapat dilaksanakan.

Jajaran Anggota BPK cukup antusias dalam mengikuti Musrenbangkam

Dalam musrenbangkam hari ini yang di undang antara lain :

  • Seluruh perangkat kampung
  • Seluruh anggota BPK
  • Seluruh pengurus LPMK
  • Linmas
  • Karang Taruna
  • PKK dan kader Posyandu
  • Pengelola PAUD/TK
  • Ketua RT dan Perwakilan Tokoh Masyarakatnya
  • Bhabinkamtibmas
  • Babinsa

Peserta Musyawarah Rencana Pembangunan Kampung (musrenbangkam) untuk penyusunan RPJMKam Mekar Jaya 2018-2023

Yang Alhamdulillah walau tidak semua dapat hadir namun sebagian besar hadir dan keterwakilan masing-masing yang di undang hadir sehingga cukup mewakili secara keseluruhan. Acara musyawarah di mulai tepat pukul 14.00 WIB dimana acara berisi sambutan Kepala Kampung, Ketua BPK, Ketua LPMK dan Babhinkamtibmas yang kesemua memberikan arahan dan motivasi kepada peserta musyawarah untuk aktif memberikan saran dan masukan dalam acara ini.

Keterwakilan Perempuan Dalam Musrenbangkam Cukup Banyak Sebagai Bukti Partisipatif dalam Turut Serta Pembangunan

Dan pada inti acara di buka oleh Sekretaris Kampung dengan Penyampaian Pagu Anggaran Alokasi Dana Kampung (ADK) yang bersumber dari Daerah dan Dana Kampung (DK) yang bersumber dari pusat, di lanjutkan dengan penyampaian hasil musdus dan usulan lembaga-lembaga serta kelompok kemasyarakatan yang telah di rekapitulasi sebelumnya serta menyampaikan skala prioritas dari Menteri Desa dan Pemerintah Daerah, setelah itu musyawarah di pandu oleh Kepala Kampung, Ketua BPK dan LPMK dengan hasil sebagai berikut :

  1. Bidang 1 tentang penyelenggaraan pemerintah meliputi siltap, tunjangan dan insentif RT, operasional perkantoran dan operasional BPK serta honor-honor Tim Pengelola Keuangan dan Tim 11
  2. Bidang 2 tentang Pembangunan meliputi pembangunan fisik seperti drainase, gedung, takut, gorong-gorong, jembatan, sarana air bersih, ambulan kampung, gapura, dll
  3. Bidang 3 tentang Pembinaan Kemasyarakatan meliputi Kegiatan-kegiatan lembaga-lembaga di kampung yang bertujuan pada peningkatan kualitas personal lembaga agar dapat melaksanakan tupoksinya secara tepat dan menyeluruh.
  4. Bidang 4 tentang pemberdayaan masyarakat meliputi Kegiatan-kegiatan lembaga, kelompok dan organisasi masyarakat agar lebih produktif dan memiliki bentuk usaha yang agar dapat mensejahterakan anggotanya tanpa ketergantungan kepada pemerintah kampung kedepannya.
  5. Pembiayaan meliputi penyertaan modal Bumkam atau Bumakam agar kedepan mampu menjadi Sumber Pendapatan Asli Kampung yang mampu memenuhi segala keperluan kampung.

Itulah hasil kesepakatan dalam musrenbangkam kali ini yang akan di jadikan dasar dalam penyusunan RPJMKam Kampung Mekar Jaya periode 2018-2023 dimana peserta musyawarah sepakat untuk penentuan prioritas diserahkan sepenuhnya kepada Tim 11 dengan syarat semua aspirasi dari masyarakat dapat tercaver / direalisasikan selama 6 tahun kedepan, hal ini karena waktu yang sudah larut serta dalam memprioritaskan masih menunggu RPJM Kabupaten yang sampai saat ini belum di syahkan, mengingat secara teknis RPJMKam harus selaras dengan RPJM Kabupaten.

 

About mekarjaya 112 Articles
Admin Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan